 | Favourite frame | Dec 26, 2010 |
 |  | Notes | |
- Refleksi Di Penghujung Tahun
by Inspirasi Taqwa on Sunday, December 19, 2010 at 9:39am
" Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, akan tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (AL A'RAAF : 96)
Suatu kali Hasan Al Bashri -seorang ulama masyhur dari kalangan tabi'in- ditanya seseorang, ketika itu beliau sedang mengajar di Masjid Bashrah.
"Wahai Syaikh, sesungguhnya tanaman dan kebun kami telah meranggas diterpa hama dan penyakit"
Sang Guru hanya menyahut singkat seraya berujar,
"Mohonlah ampun kepada Allah SWT, niscaya kesulitanmu kan diangkat"
Tiada berapa lama kemudian datang kembali seorang pria hendak mengadu kepada Sang Guru
"Ya Ustadz, benar-benar bencana telah menghampiri kami, perniagaan kami gagal dan kebangkrutan menaungi kami"
Terhenyak sebentar, kemudian Hasan Al Bashri menyahut tenang
"Mohonlah ampun kepada Allah AWJ, Insya Allah Dia akan menolongmu"
Berapa jenak kemudian datang kembali sepasang suami istri ingin berkonsultasi pada Syaikh yang shalih itu
"Tuan guru, sungguh kami telah lama berumah tangga, namun Allah belum berkenan memberi kami amanah"
Dengan lembut sang guru kembali menyahut,
"Mohonlah ampun kepada Allah duhai saudaraku, semoga dengannya Dia ridha kepadamu"
Sepenaka kemudian datang kembali orang yang ingin mengadu kepada sang guru, kali ini sekelompok kaum yang berkunjung
"Duhai syaikh, sungguh kami kehausan, sungai-sungai telah kerontang, ternak pula kepayahan, tanaman pun kering meranggas, mohonlah agar Tuhan tiada menahan rahmatNya dari langit"
Sang guru mulia itu kembali menjawab sambil tersenyum
"Kembalilah kalian, mohonlah ampun kepada Allah kalian semuanya, mudah-mudahan Dia berkenan menurunkan hujan dengan lebatnya"
Melihat rangkaian kejadian itu, beberapa muridnya ingin mengambil i'tibar dengan bertanya kepada gurunya
" Wahai guru, kesemua orang itu menanyakan masalah yang berbeda, akan tetapi mengapakah engkau selalu memberi solusi yang sama yaitu agar mereka meminta ampun kepada Allah ? "
Tersenyum sang guru yang telah menduga bahwa mereka pasti kan bertanya tentang tindakannya itu,
"Ya muridku, sungguh aku tiada berucap sia-sia atau sekedar menyenangkan mereka, namun Allah telah memberitakan pada kita bahwa fadilah istighfar mampu memenuhi segala hajat mereka"
Kemudian sang guru membacakan surah Nuh ayat 10-13 yang menjadi dasar referensi jawabannya.
QS Nuh :10-13
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّاراً
maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun
يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَاراً
niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَاراً
dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
مَّا لَكُمْ لَا تَرْجُونَ لِلَّهِ وَقَاراً
Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?
----------------------------------------------------------------------------
Sahabatku,,,
ada begitu banyak kesulitan yang mendera bangsa kita di tahun ini
ada berbagai ujian dan musibah menerjang kita, utamanya di bulan ini
Banjir dan longsor di Wasior, Gempa di Tasikmalaya, Tsunami di Mentawai, Letusan gunung di Sumut & Jogja
kesengsaraan terus bertebaran, kesedihan pun tak kunjung hilang
Seakan terus mengantri, berganti mendera bumi pertiwi,,,
adakah kita bertanya mengapakah bencana silih berganti tak kunjung henti menerpa
mungkin kiranya dosa dan khilaf kita telah begitu beratnya membebani tanah air tercinta ini
segeralah kembali kepada Allah, mohonkanlah ampun kepadaNya dengan segenap air mata kesungguhan dan kesedihan akan dosa-dosa dan kesalahan.
mudah-mudahan Dia berkenan mengampuni kita semuanya, mengangkat segala derita dan menggantikan segala episode kelam bencana dengan limpahan keberkahan dan kemakmuran.
Sahabatku, Mari buka lagi semangat tuk bertaubat dan kembali kepada Allah, di tahun baru hijriah dan tahun baru masehi yang sebentar lagi akan kita masuki.
,,, Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An Nur : 31)
- Keberanian yang sesungguhnya adalah hidup dan menderita demi apa yang kita yakini (book:Eragon)
  | Ocehan semenit... | Nov 4, 2009 |
Kita bermain-main Siang-siang hari senin Tertawa satu sama lain Semua bahagia semua bahagia Kita berangan-angan Merangkai masa depan Di bawah kerindangan dahan Semua bahagia semua bahagia Matahari seakan tersenyum Reff: 2x Walau makan susah Walau... more
  | Let see what's going on,,...? | |
    |  |   | Seeing my dream on...... | Feb 20, 2009 |
 Bagaimana reaksi Trinity ketika teman-teman seperjalananya begitu terkagum-kagum dengan pohon pisang yang eksotis...: ) sementara pohon pisang sudah tidak asing baginya. Tidur sekamar di hostel paling murah bersama dengan 4 orang teman yang sama... more
  | Your heart for....ME | |
   |
| |